KPPPA Dukung Pencapaian Sustainable Development Goals melalui Goal 5 Gender Equity

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 08 September 2016
  • Dibaca : 10248 Kali
...

Bulan September 2015 menandai kesepakatan dunia untuk program pembangunan yaitu “Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development” atau “Mengalihrupakan Dunia Kita: Agenda Tahun 2030. Dalam kesepakatan itu, ditetapkan Sustainable Development Goals atau SDGs, yang terdiri dari 17 gol, misi-misi ini diarahkan untuk menyelesaikan masalah dunia  mulai dari pemberantasan kemiskinan dan kelaparan, penyediaan air bersih dan sanitasi, sampai pelestarian lingkungan. Salah satu bagian yang harus dicapai dan menjadi ukuran keberhasilan dari suatu negara adalah Goal ke 5 yaitu Gender Equity yang didalamnya terdiri dari yaitu kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam usia harapan hidup, pendidikan, jumlah pendapatan, serta GEM (Gender Empowerment Measure), yang mengukur kesetaraan dalam partisipasi politik dan beberapa sektor lainnya. Memiliki kesataran pendapatan, menerima pendidikan yang sama, atau proporsi yang aktif dalam politik sama-sama 20 persen, maka angka GDI (Gender Development Index), dan GEM adalah 1, atau telah terjadi ”perfect equality”. Konsep kesetaraan kuantitatif (50/50) inilah yang diidealkan oleh UNDP (United Nations Development Programme), sehingga mengharapkan seluruh negara di dunia dapat mencapai kesetaraan yang demikian.

KPPPA sebagai penggiat negara untuk pencapaian kesetaraan gender, terus meningkatkan perannya mengintegrasikan kesetaraan gender ke dalam program pembangunan nasional. Peran KPPPA diwujudkan dalam bentuk kebijakan pengintegrasian gender ke dalam kebijakan, program dan kegiatan pembangunan nasional dan daerah. Untuk itu, kegiatan-kegiatan untuk mendukung Nawacita terus ditingkatkan. Penguatan kelembagaan dilakukan dengan peningkatan kemampuan SDM bantuan fasilitas  untuk pelayanan dan perbaikan system operasional serta penyiapan data yang lebih baik.

Pada sisi masyarakat yang merupakan  bagian dari komponen good governance juga terus digiatkan, dengan membawa berbagai organisasi masyarakat ke dalam urusan pokok pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender dan perlindungan anak. Pelatihan Kepemimpinan Perempuan Potensial digiatkan untuk meningkatkan jumlah perempuan Kepala Daerah. Upaya ini sangat strategis untuk membawa lebih jauh kemajuan peremuan sampai kekar rumput. Kemampuan perempuan dibidang ekonomi didorong lebih jauh dengan Industri Rumahan yang juga melibatkan banyak organisasi masyarakat sebagai pendamping usaha. Untuk terus meningkatkan pemahaman masyarakat, KPPPA bekerja sama dengan PT Keagamaan Islam untuk mengintegrasikan gender kedalam kurikulum yang akan menjadikan lulusannya  pembawa nilai dan norma yang berkeadilan ke masyarakat. Peran laki-laki untuk mendukung kemajuan perempuan juga diangkat menjadi upaya unggulan sebagai dukungan terhadap peran Presiden sebagai Duta untuk program HeforShe yang dicanangkan oleh PBB.

Perlindungan perempuan menjadi salah satu prioritas program termask pemberantasan perdaganan orang. Sementara itu kerjasama dengan Kementerian lain dan Pemerintah  Daerah terus ditingkatkan dan eksistensi kelembagaan di daerah terus dijaga. Salah satu target yang dicanangkan oleh Menteri PP dan PA, menjadikan Indonesia sebagai Planet 50:50 pada tahun 2030 dan menjadikan periode 2015-2030 menjadi era kemajuan pesat perempuan sebagai pemimpin dan pembawa kesejahteraan dan perdamaian dunia. 

Publikasi Lainya

Pengumuman, Rabu, 20 November 2019

RALAT KEDUA PENGUMUMAN PANITIA SELEKSI CPNS KEMENPPPA NOMOR 179 TAHUN 2019 TENTANG PELAKSANAAN SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019 (265)

Sehubungan dengan Pengumuman Panitia Seleksi CPNS Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 179 Tahun 2019 tanggal 8 November 2019…
Buku, Rabu, 20 November 2019

Terminologi Perlindungan Anak dari Situasi Eksploitasi Seksual dan Ekonomi (6)

Terminologi Perlindungan Anak dari Situasi Eksploitasi Seksual dan Ekonomi
Siaran Pers, Rabu, 20 November 2019

Peringati Hari Anak Sedunia, Menteri Bintang Berdialog dengan Forum Anak di Seluruh Indonesia (19)

Memperingati Hari Anak Sedunia dan 30 Tahun Konvensi Hak Anak, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga melakukan dialog…
Siaran Pers, Rabu, 20 November 2019

Menteri Bintang Ajak Masyarakat Bersinergi Perjuangkan Hak-Hak Anak    (19)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menyapa 150 anak dari Forum Anak Kota Surakarta dan Jawa Tengah…
Pengumuman, Rabu, 20 November 2019

PEDOMAN PENYELENGGARAAN PERINGATAN HARI IBU KE-91 TAHUN 2019 (96)

Hari Ibu lahir dari pergerakan perempuan Indonesia diawali dengan Kongres Perempuan Pertama 22 Desember 1928 di Yogyakarta telah mengukuhkan semangat…