KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

Indonesia Menuju Planet 50:50 Kesetaraan Gender

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 15 Maret 2017
  • Dibaca : 4208 Kali
...

Dua pertiga dari 757 juta orang dewasa di seluruh dunia yang tidak dapat membaca atau menulis adalah perempuan. Ini adalah isu yang semakin penting yang harus diatasi secara serius. Di Indonesia, berdasarkan hasil SP (Sensus Penduduk) 2010, jumlah penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) adalah sebesar 169,0 juta jiwa, terdiri dari 84,3 juta orang laki-laki dan 84,7 juta orang perempuan, yang dimana jumlah perempuan lebih besar 0,4% dari jumlah laki-laki. artinya bagaimana kita bisa memajukan bangsa bila kita tidak memberdayakan perempuan Indonesia?

Peran KPPPA dalam menanggapi hal ini adalah bagaimana caranya perempuan di Indonesia mendapatkan kesetaraan mulai dari aspek Pendidikan, Ekonomi, Sosial (Masyarakat), sampai Politik. Karena kesemua aspek ini dianggap penting karena perkembangan sebuah negara diukur dari kuatnya ke-4 pilar tersebut, yang dimana semua warga negara harus mengambil peran demi kemajuan bangsa tanpa memandang gender.

Jadi apa itu Gender Equality Planet 50:50? Gender Equality Planet 50:50 adalah sebuah kampanye yang di cetuskan oleh PBB yang mempunyai visi dan misi untuk menyetarakan Perempuan mendapatkan hak yang sama dengan lelaki dalam semua aspek kehidupan, tanpa mengurangi norma dan kodrat sebagai perempuan yang di rencanakan akan tercipta pada 2030.

Pada hari perempuan Internasional, Sekertaris Jendral PBB Ban Ki-Moon mengatakan “'Marilah kita mencurahkan seluruh kesungguhan, advokasi yang berani dan kemauan politik yang tidak tergoyahkan untuk mencapai kesetaraan gender di seluruh dunia. Karena tidak ada investasi yang lebih besar di masa depan kita bersama." Sehingga tercetuslah istilah ‘Step It Up’ pada setiap Hari Perempuan Internasional

Di Indonesia, Kesetaraan Gender sangat dijunjung tinggi, sesuai dengan ucapan  Menteri PP-PA Yohana Yembise, Menurutnya perempuan di Indonesia memegang peranan penting dalam berbagai bidang salah satu contoh kecil adalah adanya sembilan menteri perempuan di kabinet saat ini dan banyaknya perempuan yang menjadi anggota DPR. Tindakah konkritnya adalah melakukan pelatihan kerja bagi perempuan, menciptakan kota ramah anak, pengaduan terintegrasi dan berbagai peraturan perundang-undangan. Dan tantangan terberatnya adalah, bagaimana kita menyampaikan pesan dan program baik ini ke desa-desa bahkan plosok Indonesia.

Mari kita dukung Gender Equality Planet 50:50 agar dunia menjadi lebih baik.

Publikasi Lainya

Pengumuman, Selasa, 23 Oktober 2018

HASIL AKHIR SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA DAN PRATAMA DI LINGKUNGAN KEMEN PPPA TAHUN 2018 (36)

Berdasarkan hasil seleksi administrasi, assessment, penulisan makalah, presentasi,  wawancara, penelusuran rekam jejak dan persyaratan lainnya, bagi pelamar calon Pimpinan Tinggi…
CPNS Kemen PPPA, Jumat, 19 Oktober 2018

Pengumuman Hasil Seleksi CPNS Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2018 (5539)

Berdasarkan hasil verifikasi administrasi melalui aplikasi https://sscn.bkn.go.id, dan Keputusan Rapat Panitia Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pemberdayaan Perempuan…
Pengumuman, Selasa, 23 Oktober 2018

Pengumuman Hasil Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2018 (13369)

Berdasarkan hasil verifikasi administrasi melalui aplikasi https://sscn.bkn.go.id, dan Keputusan Rapat Panitia Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pemberdayaan Perempuan…
Siaran Pers, Kamis, 18 Oktober 2018

WUJUDKAN DUNIA BEBAS PERDAGANGAN ORANG (513)

Wina (18/10) - Perdagangan orang adalah kejahatan keji yang merendahkan martabat manusia serta menghambat orang untuk menikmati kehidupan yang damai…
Siaran Pers, Kamis, 18 Oktober 2018

PERHATIAN KHUSUS UNTUK PEREMPUAN DAN ANAK TANAH PAPUA (149)

Manokwari (18/10) – Usai melakukan dialog dengan anak berkebutuhan khusus (ABK) dan kelompok minoritas, Menteri Yohana kemudian meninjau pelatihan ibu-ibu…