KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Pengarusutaman Gender (PUG) di Daerah

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 28 April 2017
  • Dibaca : 1671 Kali
...

Sebagai bagian dari upaya efektivitas percepatan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, sinergi mutlak harus dilaksanakan karena persoalan pembangunan semakin kompleks dan tidak mungkin diselesaikan sendirian dan parsial.

Rapat koordinasi teknis Percepatan Pengarusutamaan Gender (PUG) di daerah yang berlangsung di ketiga regional yaitu 
1) Regional 1 yaitu wilayah Sumatera dan Banten, dilaksanakan di Batam Kepulauan Riau tanggal 10-13 April 2017.
2) Regional II untuk wilayah Kalimantan, Jawa (minus banten) dan Papua Barat di Surabaya pada tanggal 4-7 April 2017.
3) Regional III untuk wilayah Timur meliputi Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua, Bali, NTB dan NTT di Denpasar, Bali pada tanggal 25-28 April 2017.

Kesetaraan dan keadilan gender yang merupakan salah satu tujuan pembangunan yang ditetapkan dalam RPJPN 2005-2025 dan dijabarkan di dalam RPJMN 2015-2019 dihadapkan pada tiga isu strategis, yaitu: 

  1. meningkatnya kualitas hidup dan peran perempuan dalam pembangunan;
  2. meningkatnya perlindungan bagi perempuan terhadap berbagai tindak kekerasan, termasuk tindak pidana perdagangan orang (TPPO); dan 
  3. meningkatnya kapasitas kelembagaan PUG dan kelembagaan perlindungan perempuan

Adapun rekomendasi yang dihasilkan diantaranya, melakukan sosialisasi dan advokasi PUG dan Anggaran Responsif Gender (ARG) bagi OPD di tingkat provinsi kab/kota, penguatan kerangka regulasi PPRG yang lebih komperhensif, peningkatan kapasitas SDM terkait pelaksanaan PPRG; pengintegerasian gender dalam perencanaan dan penganggaran, pengintegerasian isu gender dalam program/kegiatan, kebijakan daerah, terutama penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), pengentasan kemiskinan dan penghapusan kekerasan pada perempuan dan anak, serta penghapusan perdagangan orang.

Intisari diadakanya RAKORTEK oleh KPPPA adalah, sebagai salah satu cara untuk mengatasi persoalan perlindungan Hak Perempuan di Indonesia, yang berkomitmen untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender serta pemenuhan hak perempuan dan anak. Sejak 2015, Kemen PPPA mempunyai kegiatan unggulan 3ENDs atau tiga akhiri, 1) Akhiri Kekerasan pada Perempuan; 2) Akhiri Perdagangan Manusia; 3) Akhiri Ketidakadilan Akses Ekonomi untuk Perempuan.

Kesetaraan Gender bukan hanya sebuah kegiatan dan program, tetapi merupakan hak yang wajib diperjuangkan oleh semua lapisan masyarakat

 

Publikasi Lainya

E - Book, Kamis, 18 Januari 2018

PANDUAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN POTENSIAL CALON KEPALA DAERAH (JILID 1) (25)

Menurut BPS jumlah penduduk Indonesia tahun 2015 mencapai 255 juta jiwa setengahnya adalah jumlah penduduk perempuan, tetapi faktanya perempuan masih…
E - Book, Kamis, 18 Januari 2018

PANDUAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN POTENSIAL CALON KEPALA DAERAH (JILID 2) (13)

Menurut BPS jumlah penduduk Indonesia tahun 2015 mencapai 255 juta jiwa setengahnya adalah jumlah penduduk perempuan, tetapi faktanya perempuan masih…
Siaran Pers, Rabu, 17 Januari 2018

JANGAN BIARKAN ANAK ALAMI KEKERASAN DAN EKSPLOITASI (143)

Bandung (16/1) – Berdasarkan Data BPS di Tahun 2013 sebanyak 8% anak laki-laki dan 4% anak perempuan menjadi korban kekerasan…
Siaran Pers, Senin, 15 Januari 2018

SANKSI TEGAS PELAKU VIDEO PORNO ANAK (95)

Bandung (15/1) – Menindaklanjuti kasus beredarnya video porno anak dengan perempuan dewasa di Bandung beberapa waktu lalu, Menteri Pemberdayaan Perempuan…
Siaran Pers, Senin, 15 Januari 2018

MARI PENUHI HAK KESEHATAN ANAK MELALUI IMUNISASI CAMPAK (35)

Jakarta (15/01) – Sejumlah balita terkena wabah campak (Morbili) dan Gizi Buruk di Kabupaten Asmat, Papua.