Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Pengarusutaman Gender (PUG) di Daerah

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 28 April 2017
  • Dibaca : 5535 Kali
...

Sebagai bagian dari upaya efektivitas percepatan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, sinergi mutlak harus dilaksanakan karena persoalan pembangunan semakin kompleks dan tidak mungkin diselesaikan sendirian dan parsial.

Rapat koordinasi teknis Percepatan Pengarusutamaan Gender (PUG) di daerah yang berlangsung di ketiga regional yaitu 
1) Regional 1 yaitu wilayah Sumatera dan Banten, dilaksanakan di Batam Kepulauan Riau tanggal 10-13 April 2017.
2) Regional II untuk wilayah Kalimantan, Jawa (minus banten) dan Papua Barat di Surabaya pada tanggal 4-7 April 2017.
3) Regional III untuk wilayah Timur meliputi Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua, Bali, NTB dan NTT di Denpasar, Bali pada tanggal 25-28 April 2017.

Kesetaraan dan keadilan gender yang merupakan salah satu tujuan pembangunan yang ditetapkan dalam RPJPN 2005-2025 dan dijabarkan di dalam RPJMN 2015-2019 dihadapkan pada tiga isu strategis, yaitu: 

  1. meningkatnya kualitas hidup dan peran perempuan dalam pembangunan;
  2. meningkatnya perlindungan bagi perempuan terhadap berbagai tindak kekerasan, termasuk tindak pidana perdagangan orang (TPPO); dan 
  3. meningkatnya kapasitas kelembagaan PUG dan kelembagaan perlindungan perempuan

Adapun rekomendasi yang dihasilkan diantaranya, melakukan sosialisasi dan advokasi PUG dan Anggaran Responsif Gender (ARG) bagi OPD di tingkat provinsi kab/kota, penguatan kerangka regulasi PPRG yang lebih komperhensif, peningkatan kapasitas SDM terkait pelaksanaan PPRG; pengintegerasian gender dalam perencanaan dan penganggaran, pengintegerasian isu gender dalam program/kegiatan, kebijakan daerah, terutama penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), pengentasan kemiskinan dan penghapusan kekerasan pada perempuan dan anak, serta penghapusan perdagangan orang.

Intisari diadakanya RAKORTEK oleh KPPPA adalah, sebagai salah satu cara untuk mengatasi persoalan perlindungan Hak Perempuan di Indonesia, yang berkomitmen untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender serta pemenuhan hak perempuan dan anak. Sejak 2015, Kemen PPPA mempunyai kegiatan unggulan 3ENDs atau tiga akhiri, 1) Akhiri Kekerasan pada Perempuan; 2) Akhiri Perdagangan Manusia; 3) Akhiri Ketidakadilan Akses Ekonomi untuk Perempuan.

Kesetaraan Gender bukan hanya sebuah kegiatan dan program, tetapi merupakan hak yang wajib diperjuangkan oleh semua lapisan masyarakat

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Menteri Bintang Minta Kepala Daerah Membuat Kebijakan Berpihak Pada Perempuan ( 12 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengharapkan kepala daerah lebih menghadirkan kebijakan yang berpihak pada perempuan. Hal itu…

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Indonesia Jadi Tuan Rumah G20 Empower, Perkuat Kepemimpinan Perempuan di Sektor Swasta ( 13 )

Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang diselenggarakan di Bali pada 2022. Pada rangkaian KTT tersebut…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Dorong Satuan Pendidikan Semakin Ramah Anak dan Remaja ( 70 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong satuan pendidikan semakin empatik dan ramah terhadap anak dan remaja sebagai…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Rampungkan Verifikasi Calon Penerima Anugerah Parahita Ekapraya 2020 ( 138 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah selesai melaksanakan verifikasi lapangan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 terhadap…

Siaran Pers, Kamis, 08 April 2021

Menteri Bintang: Perempuan Tulang Punggung Pemulihan Sosial Ekonomi ( 100 )

Jakarta (08/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan perempuan menjadi tulang punggung pemulihan kondisi sosial dan…