Peluang Perempuan Geluti Bisnis Batik

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 19 Februari 2016
  • Dibaca : 4470 Kali
...

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amaia Sari Gumelar bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono serta Ibu Herawati Boediono saat meninjau stan pameran Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di lokasi World Batik Summit Balai Sidang Jakarta, Rabu Pagi (28/9).

Teks dan Foto: Dianawati Lasmindar / Humas KPP & PA

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan bahwa batik merupakan peluang bisnis yang sangat menjanjikan bagi kaum perempuan.

"Batik ini merupakan peluang bisnis yang sangat menjanjikan bagi para perempuan," kata Linda Amalia Sari Gumelar saat meninjau stan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di lokasi World Batik Summit Balai Sidang Jakarta, Kamis Sore (29/9).

Linda menjelaskan, pada saat ini perajin batik dari kalangan perempuan jumlahnya sangat banyak. Namun jumlah perempuan yang terjun langsung ke pendistribusian dan bisnis batik jumlahnya sangat sedikit. "Untuk itu kementerian kami mendorong para perempuan untuk terjun langsung ke bisnis batik," katanya.

Menurut Linda, peminat batik di Indonesia jumlahnya terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. "Karena itu bisnis batik bisa menjadi usaha yang menjanjikan sesuai dengan program pemberdayaan ekonomi perempuan," katanya.

Selain itu, terjun di bisnis batik menurut istri dari Jenderal Agum Gumelar tersebut bisa sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa. "Sudah tugas kita semua melestarikan warisan budaya bangsa, apalagi kalau melestarikannya bisa sekaligus meningkatkan kesejahteraan perempuan," katanya.

Linda juga menjanjikan, bahwa kementeriannya akan memfasilitasi perempuan yang ingin melestarikan batik dengan kementerian atau lembaga teknis lainnya.

"Kementerian kami akan memfasilitasi juga akan melakukan advokasi bagi perempuan yang ingin melestarikan batik dengan cara terjun langsung ke bisnis batik," katanya.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 22 April 2019

HARI KARTINI: SEMUA SETARA DI ERA 4.0 (189)

Jakarta (21/04) - Revolusi Industri (RI) 4.0 menyediakan kemudahan dan ketidakterbatasan akses terhadap apapun. Hal ini harus bisa dimanfaatkan sebagai…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Dibalik Persiapan Forum Anak Nasional 2019, Ewako! (261)

Makassar (13/04) – Menjelang 3 bulan hajatan besar Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2019, berbagai persiapan telah dilakukan Kementerian Pemberdayaan…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Angka KDRT di Banda Aceh Mengkhawatirkan, Generasi Muda Harus Bangkit! (148)

Sebanyak 250 masyarakat kota Banda Aceh yang terdiri dari perwakilan berbagai komunitas remaja dan perempuan, secara serentak mendeklarasikan Komitmen Cegah…
Siaran Pers, Selasa, 16 April 2019

MENTERI YOHANA TURUN TANGAN PASTIKAN HAK ANAK TERPENUHI (713)

Pontianak (16/04) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan kasus kekerasan anak di Pontianak harus diupayakan…
Siaran Pers, Jumat, 12 April 2019

LSM Harus Pertimbangkan Kepentingan Terbaik Untuk Anak (694)

Jakarta (12/4) Lembaga masyarakat harus memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan mempertimbangkan kepentingan terbaik untuk anak. Kepentingan terbaik untuk anak…