Kisah Sedih Yang Sangat Menyentuh Hati Seorang Anak

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 17 Februari 2016
  • Dibaca : 5593 Kali
...

Alkisah, ada sepasang kekasih yang saling mencintai. Sang pria berasal dari
keluarga kaya, dan merupakan orang yang terpandang di kota tersebut.
Sedangkan sang wanita adalah seorang yatim piatu, hidup serba
kekurangan, tetapi cantik, lemah lembut, dan baik hati. Kelebihan inilah
yang membuat sang pria jatuh hati.

Sang wanita hamil di luar nikah. Sang pria lalu mengajaknya menikah, dengan
membawa sang wanita ke rumahnya. Seperti yang sudah mereka duga, orang tua
sang pria tidak menyukai wanita tsb. Sebagai orang yang
terpandang di kota tsb, latar belakang wanita tsb akan merusak reputasi
keluarga. Sebaliknya, mereka bahkan telah mencarikan jodoh yang sepadan
untuk anaknya. Sang pria berusaha menyakinkan orang tuanya, bahwa ia sudah
menetapkan keputusannya, apapun resikonya bagi dia.
Sang wanita merasa tak berdaya, tetapi sang pria menyakinkan wanita tsb
bahwa tidak ada yang bisa memisahkan mereka. Sang pria terus berargumen
dengan orang tuanya, bahkan membantah perkataan orangtuanya, sesuatu yang
belum pernah dilakukannya selama hidupnya (di zaman dulu, umumnya seorang
anak sangat tunduk pada orang tuanya)

Sebulan telah berlalu, sang pria gagal untuk membujuk orang tuanya agar
menerima calon istrinya. Sang orang tua juga stress karena gagal membujuk
anak satu-satunya, agar berpisah dengan wanita tsb, yang menurut
mereka akan sangat merugikan masa depannya.

Sang pria akhirnya menetapkan pilihan untuk kawin lari. Ia memutuskan untuk
meninggalkan semuanya demi sang kekasih. Waktu keberangkatan pun
ditetapkan, tetapi rupanya rencana ini diketahui oleh orang tua sang pria.
Maka ketika saatnya tiba, sang ortu mengunci anaknya di dalam kamar dan
dijaga ketat oleh para bawahan di rumahnya yang besar.

Sebagai gantinya, kedua orang tua datang ke tempat yang telah ditentukan
sepasang kekasih tsb untuk melarikan diri. Sang wanita sangat terkejut
dengan kedatangan ayah dan ibu sang pria… Mereka kemudian memohon
pengertian dari sang wanita, agar meninggalkan anak mereka satu-satunya.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 13 November 2019

Menteri PPPA dan DPR RI Sepakat RUU PKS Segera Disahkan (9)

Menteri Bintang Puspayoga didampingi Sekretaris Kemen PPPA dan jajaran Eselon 1 mengikuti rapat pertama dengan Komisi VIII DPR RI di…
Siaran Pers, Selasa, 12 November 2019

Menteri Bintang Ajak TP PKK Tingkatkan Kesejahteraan Perempuan dan Anak (298)

Jakarta (12/11) – ”Keberadaan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) memberikan dampak yang cukup besar pada peningkatan kesejahteraan keluarga.…
Siaran Pers, Minggu, 10 November 2019

Website FAN Dukung Peran 2P Forum Anak (264)

Fasilitator Forum Anak (FA) memiliki peran yang sangat penting untuk mendampingi Forum Anak Daerah (FAD) dalam menjalankan perannya sebagai Pelopor…
Siaran Pers, Sabtu, 09 November 2019

Afghanistan Belajar Industri Rumahan dari Indonesia (348)

Pemerintah Republik Islam Afghanistan terus berupaya memajukan negara dan kaum perempuannya meski negaranya masih di landa perang.
Siaran Pers, Sabtu, 09 November 2019

Menjadi Percontohan, Menteri Bintang Tinjau Langsung PATBM Nunhila (395)

Kupang, NTT (8/11) – "Kita memang datang dari warna yang berbeda, tapi ketika memberikan pelayanan pada masyarakat memang kita tidak…