Pornografi dalam Budaya Indonesia

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 19 Februari 2016
  • Dibaca : 6634 Kali

Studi Utomo perlu dipaparkan kembali agar pihak yang pro dan kontra terhadap Undang-Undang Pornografi mendapat gambaran sikap atas seksualitas pada budaya masyarakat Indonesia secara proporsional melalui pendekatan sejarah dan budaya.

Pornografi-pornoaksi dan seksualitas ibarat dua sisi dari satu koin. Di satu sisi, norma dan nilai yang dilekatkan pada individu (aspek rekreasi) yang bersifat spesifik secara sejarah dan budaya. Sisi lain, sifat alamiah manusia (fungsi biologis-prokreasi).

Sikap masyarakat Indonesia terbuka terhadap seksualitas yang mempunyai akar sosiokultural yang berubah dari waktu ke waktu. Setidaknya, hal ini bisa dilihat jejaknya dari Kakawin Arjunawiwaha (Mpu Tantular) dan Serat Centhini (Paku Buwono V). Kedua karya besar itu eksplisit menunjukkan secara terbuka karena aktivitas seksual dipandang sebagai hal alami.

Awal konservatisme

Menurut Supomo, pandangan konservatif terhadap seksualitas dibentuk oleh pengaruh ajaran Islam saat itu dan sistem pendidikan Belanda yang diliputi semangat viktorian. Ini terbukti dengan munculnya literatur yang semakin konservatif sepanjang abad ke-19 karena para penulisnya mengikuti sistem pendidikan Belanda.

Akibatnya, masyarakat kelas menengah atas cenderung bersikap lebih konservatif daripada masyarakat pedesaan yang tidak mengenyam sekolah. Pendapat ini selaras dengan pendapat Hull yang menyatakan moralitas

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 12 Desember 2019

Menteri Bintang : Dharma Wanita Persatuan Gerbong Pemberdayaan Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak (30)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga merangkul Dharma Wanita Persatuan (DWP) untuk berisnergi dalam melaksanakan lima isu…
Siaran Pers, Rabu, 11 Desember 2019

Peraturan Pengasuhan Anak dalam Keluarga Perlu Aturan Hukum yang Jelas  (30)

”Pola pengasuhan anak menjadi hal yang pokok dalam mencapai pembangunan kualitas keluarga. Namun, permasalahan pola pengasuhan anak masih memprihatinkan. Selain…
Siaran Pers, Rabu, 11 Desember 2019

Pelibatan MDS Sukseskan Lima Isu Prioritas Kemen PPPA (56)

Tantangan yang dihadapi terkait isu pemberberdayaan perempuan dan perlindungan anak semakin berkembang, di antaranya belum tercapainya kesetaraan gender, tingginya kematian…
Siaran Pers, Selasa, 10 Desember 2019

Bertemu Wali Kota Surabaya, Menteri Bintang Bicarakan Wirausaha Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak (52)

Dalam pertemuannya dengan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini atau akrab dipanggil Risma, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang…
Siaran Pers, Selasa, 10 Desember 2019

Menteri Bintang Resmikan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan di Cilegon (83)

Menteri PPPA, Bintang Puspayoga meresmikan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan