
Tinjau Sekolah Rakyat Ponorogo, Menteri PPPA Tegaskan Komitmen Akses Pendidikan Setara
Siaran Pers Nomor: B-116/SETMEN/HM.02.04/3/2026
Ponorogo (29/3) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi meninjau proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo, Jawa Timur, pada Sabtu (28/3). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu dan rentan mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas, aman, dan setara.
"Sekolah Rakyat merupakan bentuk investasi negara untuk menyiapkan generasi masa depan. Program ini berawal dari Presiden Prabowo yang sangat mencintai anak-anak Indonesia. Beliau tidak mau ada anak-anak yang tidak bisa sekolah karena mereka punya hak yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan. Saya bangga dan terharu melihat semangat anak-anak di sini. Sekolah Rakyat Ponorogo membuktikan bahwa pendidikan yang ramah anak dan berbasis komunitas bisa berjalan dengan sangat efektif," ujar Menteri PPPA.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri PPPA meninjau berbagai fasilitas sarana dan prasarana sekolah, mulai dari asrama tempat tinggal siswa hingga ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Menteri PPPA memastikan fasilitas dan lingkungan pendidikan Sekolah Rakyat Ponorogo ramah anak dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.
"Lokasinya nyaman, udaranya bersih, dan fasilitasnya bagus. Anak-anak dapat belajar dengan nyaman, mereka mendapatkan makan tiga kali sehari serta dua kali snack. Fasilitas di Sekolah Rakyat ini sangat representatif. Saya melihat ada ruang aman bagi anak untuk berekspresi. Ini sejalan dengan misi kementerian kami untuk menciptakan ruang publik dan lingkungan pendidikan yang benar-benar melindungi hak-hak anak," kata Menteri PPPA.
Menteri PPPA juga menekankan pentingnya perlindungan anak di lingkungan sekolah serta memastikan tidak ada praktik perundungan atau bullying yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak.
“Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan mendukung bagi anak untuk belajar, berkembang, serta membangun karakter secara positif. Saya berharap para siswa mampu memanfaatkan kesempatan mengakses pendidikan di sekolah rakyat,” pungkas Menteri PPPA.
Sementara itu Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen untuk mengintegrasikan program pemberdayaan perempuan dengan pendidikan anak melalui model Sekolah Rakyat ini.
"Sekolah Rakyat ini memang kami desain untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan karakter dan perlindungan yang layak. Kami berharap mereka mampu meraih masa depan yang cerah," ujar Lisdyarita.
BIRO HUMAS DAN UMUM
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : humas@kemenpppa.go.id
website : www.kemenpppa.go.id
- 29-03-2026
- Kunjungan : 197
-
Bagikan: