
Harlah Ke-80 Muslimat NU, Menteri PPPA Dorong Peran Strategis Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045
Nomor: B-12/SETMEN/HM.02.04/01/2026
Kalimantan Utara (11/01) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mendorong peran strategis perempuan Indonesia dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikan pada peringatan Hari Lahir Ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kalimantan Utara.
Menteri PPPA menyampaikan bahwa cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang pada Astacita pada poin ke-4 menegaskan pentingnya pengembangan sumber daya manusia melalui sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, dan penguatan peran perempuan, generasi muda dan penyandang disabilitas. Melalui mandat tersebut, dijelaskan bahwa keterlibatan perempuan sangat penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan nasional.
"Jumlah penduduk Indonesia yang didominasi oleh kaum perempuan dan anak menjadikan perempuan sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung penguatan ketahanan keluarga, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tegas Menteri PPPA.
Menteri PPPPA menegaskan peran perempuan dalam mendukung pembangunan nasional tidak terlepas dari adanya kontribusi organisasi perempuan yang ada di Indonesia yang diantaranya adalah Muslimat dan Fatayat NU dengan berbagai program dan layanan yang ditujukan kepada masyarakat hingga tingkat akar rumput. Organisasi seperti Muslimat dan Fatayat NU dinilai memiliki peran strategis dalam mendampingi masyarakat melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
Menteri PPPA menambahkan kontribusi perempuan melalui organisasi masyarakat dengan berbagai pemangku kebijakan dapat diwujudkan melalui dukungan terhadap program-program strategis pembangunan diantaranya Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan keterlibatan perempuan pada kepengurusan Koperasi Desa Merah Putih.
Dukungan atas kontribusi organisasi perempuan turut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala bahwa peran strategis Muslimat NU sebagai organisasi perempuan telah berkontribusi pada peningkatan peran perempuan di daerah Kalimantan Utara.
“Kontribusi Muslimat NU di Provinsi Kalimantan Utara telah meningkatkan peran perempuan dalam berbagai bidang pembangunan daerah, tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga memberikan dampak nyata di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga,” ujar Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Muslimat NU Tarakan, Siti Laela Al Hafidzoh, juga mengajak seluruh anggota Muslimat di Kalimantan Utara untuk terus meningkatkan kontribusi dalam organisasi guna mewujudkan perempuan yang cerdas, berdaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Memasuki delapan dekade terbentuknya organisasi perempuan di Indonesia Muslimat NU, Menteri PPPA berharap dapat mendorong dan menginspirasi para perempuan-perempuan Indonesia untuk meningkatkan semangat dan terus berkontribusi aktif menjalankan perannya demi tercapainya Indonesia Emas 2045.
HUMAS DAN UMUM
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : humas@kemenpppa.go.id
website : www.kemenpppa.go.id
- 11-01-2026
- Kunjungan : 53
-
Bagikan: